Belajar Melukis Dengan Pensil

Buat pada teman yang suka atau ingin belajar melukis


Disi saya akan memberi sedikit masukan untuk anda mengenai cara melukis dengan menggunakan pensil.
Ketika sobat bloggebu suka melihat seseorang ahli dalam menggambar, mungkin dalam hati berkata "Ko bisa yah?"




mengapa tidak bisa, orang itu juga mungkin awal nya belajar, dan orang itu juga memang dari awalnya mempunyai hobi menggambar, dan satu lagi, sesuatu yang dilakukan bukan karena hobi itu susah untuk dipelajari,terkecuali nasib yang menentukan.Nah kali ini bloggebu mau berbagi tentang menggambar dengan pensil, kenapa harus dengan pensil? karena pensil mudah dihapus jikalau ada kesalahan dalam menggambar dan biasanya pensil digunakan untuk pertama kali membuat konsep.
 
 
Pertama kita harus mengetahui tebal arsiran pensil yang akan kita pakai
Banyak jenis pensil sekarang ini, sesuai dengan kebutuhan. Ada pensil yang keras, sedang, dan lembut. Untuk menandai tingkat kekerasannya digunakan kode tertentu seperti H untuk pensil keras dan B untuk pensil lembut dan tebal.
Misalnya pensil 6 H menghasilkan garis tajam dan tipis, sedang pensil 8B menghasilkan garis lembut dan tebal. Variasi kepekatan ini dapat dilihat dari tulisan yang ada pada badan pensil. Ditandai dengan angka, lalu diikuti dengan huruf EE, EB, B dan H.
Untuk menggambar, kita bebas menggunakan ukuran dan jenis pensil. Kita bisa menggunakan pensil bergagang kayu atau pensil mekanik. Kedua jenis pensil ini lunak dan akan meninggalkan goresan hitam pekat.




Penghapus yang saya pakai
 .Staedtler.
 Saya biasa memotong untuk ukuran kecil, supanya pada waktu menghapus selah-selah dan sudut-sudut kecil akan terasa mudah,



Apapun jenis pensilnya, yang terpenting adalah siapa yang menggunakannya dan untuk tujuan apa pensil itu digunakan. Di tangan-tangan orang yang semestinya, pensil akan mempunyai arti dan berguna untuk tujuan yang benar. Dengan demikian, tidak sia-sialah pensil ditemukan dan dibuat !!! heheheheeeeeeeeeee,  



 
Nah kali ini saya mau berbagi tentang teknik menggambar dengan pensil, kenapa harus dengan pensil? karena pensil mudah dihapus jikalau ada kesalahan dalam menggambar dan biasanya pensil digunakan untuk pertama kali membuat konsep.

Maka dari itu, sobat harus tahu teknik menggambar dengan pensil terlebih dahulu, seperti pelajaran waktu sd, yang biasanya awal belajar Menggambar adalah foto wajah atau seperti objek manusia dan objek tiga dimensi lainnya dalam bidang dua dimensi.


Terdapat dua macam menggambar foto wajah : yang pertama yaitu memindahkan wajah dalam foto ke
bidang gambar semirip mungkin dan yang kedua memindahkan wajah dalam foto ke bidang gambar hanya dengan mengambil esensi dari wajah yang akan digambar atau dijiplak

Pada kasus yang pertama dibutuhkan kemampuan visual yang cermat serta pengetahuan dasar mengenai anatomi wajah manusia. Sedangkan pada kasus yang kedua selain memiliki kamampuan visual dan pengetahuan anatomi wajah, juga dibutuhkan kemampuan membaca karakter dari objek.

Nahh, , ,  Basa-basi'y saya rasa sudah cukup
Kita langsung ja ke'TKP,,,,,

 Kita akan mencoba menggambarkan sebuah mata,,,,,,


  



  • Coba lah untuk memulai dari hal yg terpenting, seperti garis likukan pada mata
  •  Dan mulai menggandakan garis likukan dengan jarak yang dekat,,,







  • 'Arsir kedua garis likukan tadi dan buat bentuk kotak kecil untuk pupil mata agar bola mata seperti nyata, jangan tinggal kan hal sekecil apa pun ,,,,,,.







  • 'Mulailah membuat bulatan untuk pupil mata,,,









  •  'Buat garis lekukan balasan dari bawah,












  • 'Coba berlahan untuk menghitamkan bulatan pada pupil mata, tpi' kotak kecil yang di tengah jangan di hitamkan terlalu tebal atau jangan di arsir/hitamkan dulu








  • Buat lekukan sama di atas lekukan yang pertama kita buat tadi, agar kelopak mata seakan terlihat nyata,,,





  •  Hitamkan bagian bulatan pada bola mata/ pupil mata bagian atas dan berlahan hitamkan dengan tekanan arsiran yang tidak terlalu kuat atau arsirlah berlahan-lahan,,

Buat garisan miring kanan keatas berupa alis mata di atas kelopak mata dan mulai arsir dengan berlahan sampai seperti berbulu,
buat garisan tipis berupa bulu pada ujung kanan ujung kelopak mata
dan mulailah membayangkannya, supanya terlihat bagian mana yang kurang, saperti tebal arsiran, likukan kelopak mata atau bulatan pupil mata , , , , , .

 
 

Mulailah dengan berlahan-lahan dan butuh kesabaran

4 komentar:

chandra fauzan mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Dhamar Januaji mengatakan...

keren bro..., thanks infonya..,
jika berkenan kunjungi: http://dhamarjanuaji.student.ipb.ac.id/

aditya sasongko mengatakan...

mantap broo

Killer of Lucifer mengatakan...

Love it

Poskan Komentar

KOLEKSI

Tentangku

Foto Saya
chandra fauzan
Lihat profil lengkapku